Jumat, 02 Maret 2012

Selasa, 14 Februari 2012

Sekilas Dengan Patchwork Dan Quilting


Patchwork adalah kerajinan yang menggabungkan potongan kain perca satu dengan lainnya yang memiliki motif atau warna berbeda menjadi bentuk baru. cara menggabungkan bisa dengan manual atau mesin jahit
Patchwork merupakan seni tradisional dari Amerika serikat, dengan perkembangannya telah meluas keseluruh dunia termasuk indonesia. Dikatakan seni karena patcwork ini membutuhkan sentuhan intuisi yang berbasis keserasian warna, motif yang kaya hingga dapat menciptakan bentuk yang unik atau bahkan bentuk yang tubrukan namun tetap indah. Bahan dasar patcwork biasanya katun, bisa katun impor maupun lokal. Kumpulkan beberapa katun dengan motif berbeda selanjutnya kita potong dengan padu padan  sehingga dapat diciptakan bentuk baru yang spesifik.
            Berbeda  dengan patchwork, quilting adalah proses menggabungkan patchwork dengan dakron dan kain lapis, dilakukan dengan teknik tusuk Tindas. quilting juga bisa dikerjakan secara manual maupun mesin jahit. Namun agar quilting mendapat hasil yang maksimal harus dikerjakan dengan jahit tangan. Benang quilting saat ini masih diimpor menjadikan hasilnya lebih bernilai dan relatif mahal. Seni patchwork dan quilting menghasikan produk yang beragam mulai dari tas ,tempat tissue, selimut baby, sajadah, hiasan dinding dan bed cover.
            Apakah batik bisa dibuat quilt? Sangat mungkin, dengan dikombinasikan warna polos batik bisa tampil menjadi bedcover yang memukau, Toh batik tidak selalu berwarna coklat, seperti batik pekalongan kaya dengan motif dan warna yang cerah dan unik. Perlu diingat patchwork tidak selalu menggunakan bahan katun yang baru, jika dilemari banyak tumpukan batik-batik lama peninggalan nenek atau ibu tidak ada salahnya dikreasikan menjadi seni kerajinan yang unik sebagai contoh  batik usang bisa dibuat vest dipadukan dengan kaos hitam, tas-tas mukena yang cantik siap menemani anda.


Vest Batik

Senin, 23 Januari 2012

Sajadah membawa berkah



            Sejak menekuni quilt &patchwork saya ingin mengembangkan kreasi seluas mungkin. Tidak saja bentuk yang sederhana seperti nine patch tetapi bentuk2 baru yang unik. Jadilah kreasi membuat sajadah kecil untuk anak2. Awalnya membuat pola yang  kita inginkan kemudian dituangkan dikarton untuk memudahkan menggunting bahan. Kemudian dipilih bahan yang sesuai dan serasi dengan nuansa biru. Maka ketika fahira fahmi idris | @fahiraidris mengadakan quiz photo 2012, saya ikut berpartisipasi.
            Ternyata sajadah biru membawa berkah, karena beberapa hari kemudian mendapat hadiah berupa 1 buah buku cerita bintang tulisan wulan guritno & adilla dimitri. Kepada penyelenggara quiz photo saya mengucapkan banyak terima kasih.


Minggu, 15 Januari 2012

Membuat Tempat Tissu Dari Kain Perca


Bahan dan peralatan yang diperlukan
1.      kain katun
2.      kain lapis
3.      benang jahit
4.      gunting
5.      Jarum pentul
6.      jarum jahit
7.      kertas/karton
8.      pensil
9.      penggaris
10.  kancing/pita

Cara membuat
1.      siapkan pola 5 cm x 5cm,sesuaikan kombinasi warna bahan
2.      gunting bahan sesuai pola a;
            Bahan a 16 helai
            Bahan b 16 helai
            Bahan c 15 helai
            Bahan d 15 helai
Jangan lupa lebihkan secukupnya untuk jahitan
3.      jahit/jelujur bahan a dengan c,b dengan d sejumlah 6 helai berselang seling
4.      gabung rangkaian 6 helai sampai berjumlah 7{1 paket)
5.      gunting kain lapis ukuran 30x35cm
6.      jahit sisi2nya dengan rangkaian kain perca tadi,sisakan satu sisi
7.      kemudian dibalik ,dilipat dengan bukaan diatas salah satu sisi dijadit
8.      balik jahitan dan satu sisi yang terbuka disoom kemudian diberi kancing
9.      sebagai hiasan dibagian atas sematkan kancing hias atau pita
Silakan mencoba, jika anda tertarik dan ingin belajar patchwork & quilting bisa menghubungi ibu hadi 081310747580  GRATIS 

Hasilnya seperti ini


Jumat, 13 Januari 2012

Sabtu, 31 Desember 2011

The story begin

Sajadah kecil

Memang sejak remaja saya sudah menyenangi kerajinan tangan mulai dari menyulam taplak, kruistik dan jahit menjahit, tentunya untuk konsumsi sendiri. Setelah bekerja sebagai PNS disela-sela waktu yang ada mulai menjahit mukena, baju jadi yang dipesan teman-teman kantor. Waktu itu saya melakukannya ditemani seorang pembantu yang kadang2 juga menerima jahitan, sesuai kapasitas yang ada. Saat heboh kerajinan manik2 sayapun tidak ketinggalan mulai bikin tas , dompet tempat tisu, dan lain-lain yang sebagian besar untuk kado dan koleksi pribadi. Sekitar tahun 2007 saya mengikuti kursus patchwork dan quilting yang diadakan KlubNova dengan narasumber Eka yunita. Sejak itu saya makin jatuh hati pada seni yang satu ini apalagi stok kain perca lumayan banyak. Mulailah kegiatan patchwork sedikit dari sedikit. Setelah masa pensiun tiba pada th 2008, saya lebih konsentrasi menekuni patchwork dan quilting. Untuk menambah wawasan saya belajar dari buku dan kliping tentang quilting dari majalah maupun koran. Sebagai pemula memang harus terus mengasah kreativitas agar hasilnya tidak monoton. Oleh karena itu saya berusaha membuat produk lain seperti tas, tutup kulkas, tempat tisu yang bahannya seputar katun. Harapan saya, dengan kegiatan ini dapat menggerakkan ibu-ibu dilingkungan saya untuk bergabung menekuni kerajinan ini. Bukan tidak mungkin melalui wadah ini bisa membuat dapur ngebul.

Rabu, 28 Desember 2011